"Menurutmu, apa benar laki-laki hanya mencintai seseorang sekali dalam seumur hidup?"
"Sepertinya, mungkin"
"Lalu, apa yang akan dia rasakan jika suatu saat orang yang ia cintai pergi meninggalkan? Maksudku tidak semua kisah cinta berakhir manis bukan?"
"Dia akan tetap menunggumu dengan harapan suatu saat kamu bisa kembali bersamanya. Walaupun pada akhirnya akan kembali terabaikan, dia akan terus mengulang dengan harapan yang sama. Tidak seperti orang-orang kebanyakan yang mempunyai cinta sesaat. Baginya menunggumu adalah sesuatu hal yang menyenangkan meski yang ia rasakan hanya hempasan angin kerinduan."
"Lantas apakah benar perasaan cinta milik laki-laki jauh lebih besar dari seorang perempuan?"
"Aku rasa iya. Laki-laki yang cintanya tulus akan selalu menjadikan pasangannya sebagai tempat untuk pulang. Tempat yang kan ia datangi untuk menghilangkan lelah dan berkeluh kesah. Dan, ketika tiba saatnya orang yang ia cintai pergi meninggalkan, dia kan merasa kehampaan dalam dunia seakan-akan kehancuran sudah di depan mata."
"Berarti jika dapat kusimpulkan, setiap laki-laki pasti mempunyai perasaan terhadap seseorang yang tak dapat hilang dalam hidupnya?"
"Kurasa begitu."
"Lalu apa yang kan terjadi jika orang yang ia cintai adalah teman atau sahabatnya sendiri, apakah ia akan tetap mencintai orang itu meski resiko yang kan dihadapi cukup besar? Dimana semua pasti mengerti bahwa dalam suatu hubungan perasaan tidak baik untuk melibatkan perasaan. Ada kemungkinan setelah mengungkapkan, persahabatan tidak lagi menyenangkan."
"Pertanyaan yang bagus. Seperti yang kukatakan, mau sejauh apapun orang itu pergi, apabila ada kemungkinan tuk kembali dia kan tetap bertahan. Berdiam diri dan tak bergerak 1 Ichi pun untuk menjaga hatinya tetap baik-baik saja"
"Bagaimana ia bisa hidup dengan cara seperti itu?"
"Dia harus mengorbankan salah satunya, mengambil langkah yang tepat sebelum menentukan keputusan untuk memilih mana yang lebih utama, pertemanan atau perasaan"
"Jika demikian, maka mana yang lebih baik untuk dikorbankan?"
"(Sebaiknya) Perasaan"

